Rabu, 22 Februari 2012

Damai Itu Indah

Sedih ya... melihat pertikaian dan perselisihan apalagi olok-olokan yang mengatasnamakan  SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan). SARA bukanlah topik yang tepat untuk dijadikan bahan olok-olokan.

Perwujudan Bentuk fisik manusia sudah JELAS beragam. Ada yang berkulit hitam, putih, kuning langsat, coklat. Berambut lurus, keriting, ikal. Pupil mata berwarna biru, coklat, hitam bahkan ada yang berwarna keemasan. Setiap daerah, negara sudah pasti JELAS memiliki bahasa, adat istiadat, kebudayaan dan kepercayaan BERBEDA. Saya yakin masing-masing individu merasa bahwa apa yang telah mereka miliki dan percayai (bahasa, adat istiadat, kebudayaan dan kepercayaan) adalah yang paling baik dan paling benar, dan JUJUR saya pribadi juga merasa demikian.

TUHAN itu SATU. Apapun sebutannya menurut keyakinan yg kita anut. TUHAN menyampaikan semua hal : ajaran, aturan dan lain-lain dalam satu wadah yg disebut AGAMA yg beragam dalam beberapa periode penyampaian yg dibawa oleh utusan-utusan yg dipilih oleh-NYA. Semua yg disampaikan BAIK, hanya pemikiran-pemikiran manusialah yg terkadang membuat amanah-amanah TUHAN menjadi salah diartikan yg akhirnya saling mengecam, saling menyalahkan dan yg lebih buruk lagi saling fitnah dan membunuh.

Masing-masing ajaran punya ketentuan masing-masing. Mari kita saling menghargai saja. Tidak perlu merasa yg paling benar dari semua yg ada. Bukankah akan Lebih INDAH apabila kita HANYA saling mengasihi satu sama lain dan saling menghargai apapun perbedaan diantara kita, daripada saling menghujat. Karena hanya TUHAN yg SATU yg paling TAU tentang semua yg ada di Dunia ini. Bukan kita yg hanya Manusia Biasa yg akhirnya nanti juga akan mati dan berpulang kpd-NYA yg SATU yaitu TUHAN.

Oleh : Ria Fajariah